5 Fakta RS Indonesia di Gaza yang Terdampak Serangan Israel, Dibangun dari Donasi Rakyat RI
Pembangunan RS Indonesia seluruhnya berasal dari donasi rakyat Indonesia berjumlah Rp126 miliar. Menurut laporan MER-C, tidak ada dana bantuan asing dan juga dari pemerintah Indonesia dalam proses pembangunannya.
Ide, proses desain RS yang mencakup struktur, arsitektur dan Mechanical Electrical (ME) sampai dengan tenaga insinyur dan pekerja teknis yang terlibat dalam proses pembangunan RS Indonesia di Gaza adalah putra-putra bangsa Indonesia yang berstatus sebagai relawan.
Bangunan RS Indonesia disebut sebagai bangunan terunik dan terbesar di Jalur Gaza. Bangunannya yang sebagian besar di wilayah okupansi Israel ini berbentuk segi empat.
Mantan Menteri Kesehatan Palestina di Gaza dr Bassim Naim saat itu mengatakan, rumah sakit ini cantik berbentuk segi 8, secantik hati rakyat Indonesia yang telah bersungguh-sungguh dalam membantu saudara-saudaranya di Gaza Palestina.
"Dengan segenap kesungguhan kita bersama, insya Allah akan menjadi washilah dan penyebab tercapainya pembebasan Masjidil Aqsha dan kemerdekaan Palestina," kata dr Bassim Naim.