5 Fakta RS Indonesia di Gaza yang Terdampak Serangan Israel, Dibangun dari Donasi Rakyat RI
RS Indonesia di Gaza saat ini juga tidak bisa beroperasi lantaran kehabisan bahan bakar solar untuk menghidupkan listrik. Wilayah Gaza memang tak dialiri listrik sejak eskalasi perang Israel dan Hamas.
"Kamis tanggal 9 November 2023 tersisa solar untuk RSI hanya 1.100 liter dan ini hanya cukup untuk satu hari saja," ujar Direktur RS Indonesia di Gaza dr Atef Al Kahlout.

RS Indonesia di Gaza menjadi salah satu yang diandalkan warga Palestina. Selain untuk berobat, RSI menjadi lokasi berlindung para pengungsi selama perang Israel dan Hamas.
Sebelumnya, RS Indonesia di Gaza juga sudah beberapa kali terdampak serangan militer Israel hingga mengalami kerusakan. Berikut fakta-fakta RSI.
RS Indonesia di Gaza dibangun mulai 14 Mei 2011 dan mulai beroperasi 27 Desember 2015. Bangunan ini berada di atas tanah seluas 16.261 meter persegi yang berlokasi di Bayt Lahiya, Gaza Utara.