Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku
Advertisement . Scroll to see content

3 Kapalnya Ditembak dan Ditahan, Warga Ukraina Demo di Kedubes Rusia

Senin, 26 November 2018 - 14:08:00 WIB
3 Kapalnya Ditembak dan Ditahan, Warga Ukraina Demo di Kedubes Rusia
Aksi unjuk rasa dan bakar mobil di depan kedubes Rusia di Kiev, Ukraina. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

"Kami sangat marah. Kami harus memutuskan semua hubungan diplomatik dengan negara ini sejak lama."

Selama pertemuan DK PBB dan Pertahanan Nasional Ukraina, Presiden Petro Poroshenko menggambarkan tindakan Rusia sebagai tidak beralasan dan gila.

Hari ini, kata Poroshenko, dia akan meminta parlemen untuk memperkenalkan darurat militer. Namun dia menekankan bahwa ini tidak berarti "deklarasi perang" dari Ukraina.

"Ukraina tidak berencana untuk memerangi siapa pun," katanya.

Sementara itu, kementerian pertahanan Ukraina mengumumkan perintah telah diberikan untuk menempatkan militer pada kesiapan tempur penuh.

Ketegangan meningkat baru-baru ini di Laut Hitam dan Laut Azov di semenanjung Krimea, yang dianeksasi oleh Rusia pada 2014.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut