Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret
Advertisement . Scroll to see content

24 Hari Pemerintah AS Shutdown: Ini Kantor Federal yang Buka dan Tutup

Senin, 14 Januari 2019 - 10:27:00 WIB
24 Hari Pemerintah AS Shutdown: Ini Kantor Federal yang Buka dan Tutup
Warga memprotes penutupan pemerintahan AS yang sudah berlangsung selama 4 pekan. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

5. Gedung Putih

Mesin penjawab komentar publik Gedung Putih di nomer telepon (202) 456-1111 memberikan jawaban, "Kami akan segera menjawab telepon Anda, setelah pemerintah kembali beroperasi".

6. Transportasi

Badan penerbangan Federal menangguhkan semua sertifikasi keamanan pesawat dan pelaporan keselamatan dan sistem pengawasan.

Semua pelatihan pengendali lalu lintas udara dan pilot juga ditangguhkan.

Selain itu, proyek-proyek pembangunan jalan raya di seluruh negeri secara dramatis melambat, karena negara-negara bagian khawatir pendanaan federal untuk proyek-proyek jalan raya akan dihapuskan.

Badan Federal dan Layanan Masyarakat yang Tetap Buka

Departemen Urusan Veteran terus beroperasi dan melanjutkan layanan mereka.

Badan Urusan jaminan Sosial, Medicare and Medicaid tatap beroperasi, namun permohonan baru untuk memperoleh layanan Medicare dan Medicaid mungkin akan mengalami penundaan.

Kantor Layanan Pos tetap buka untuk melayani pengiriman pos.

Kantor Urusan Imigrasi dan Kewarganegaraan AS (USCIS), yang menangani proses naturalisasi dan kewarganegaran akan tetap terus beroperasi.

Petugas Badan Keamanan Transportasi (TSA) diangap “penting” dan diharapkan tetap bekerja tanpa memperoleh gaji. Beberapa karyawan TSA mulai mengajukan izin sakit yang berpotensi memicu 'kemacetan' di bandara.

Anggota militer yang masih aktif, tidak terdampak 'shutdown'.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut