Pandji Pragiwaksono Ambil Hikmah dari Kasus Toraja, Janji Hati-hati Menulis Materi Stand Up
Kasus ini bermula dari materi stand up comedy Pandji yang menyinggung ritual pemakaman adat Rambu Solo di Toraja. Candaan tersebut kemudian menuai protes karena dianggap menyinggung masyarakat setempat.
Sebagai bentuk penyelesaian secara adat, Pandji kemudian menjalani sidang adat di Tana Toraja. Dalam proses tersebut, kedua belah pihak menyampaikan permintaan maaf untuk meredakan polemik yang sempat terjadi.
Pandji juga telah menjalani sanksi adat yang diputuskan dalam sidang tersebut. Pada 10 Februari 2026, dia menjalani denda adat berupa satu ekor babi dan lima ekor ayam di Tana Toraja.
Meski telah menjalani sanksi adat, proses hukum atas laporan dugaan penghinaan tersebut masih berjalan di Bareskrim Polri. Pandji menegaskan dirinya akan tetap kooperatif mengikuti setiap tahapan yang dijalankan oleh penyidik.
Editor: Dani M Dahwilani