Tradisi ini telah ada sejak awal abad ke-17 di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Aceh, Sumatera, Jawa, Riau, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Maluku.
Dalam buku Beberapa Aspek tentang Islam di Indonesia Abad ke-19 karya Karel A. Steenbrink, tradisi ini dijelaskan lebih lanjut.
10 Tradisi Unik 17 Agustus di Berbagai Daerah Indonesia, Sepakbola Durian hingga Tirakatan
Di Aceh Selatan, istilah Rebo Wekasan dikenal sebagai tradisi “makmegang” yang diadakan pada hari Rabu terakhir di bulan Safar.
Ritual tolak bala ini berupa doa bersama di tepi pantai yang dipimpin oleh seorang teungku dan diikuti oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sebagian warga. Di Pulau Jawa, tradisi ini lebih banyak dilakukan, terutama oleh masyarakat di tepi pantai. Daerah-daerah yang melaksanakan tradisi ini kebanyakan adalah daerah pesisir.
7 Wisata Populer di Osaka, Seru Lihat Tradisi Sumo hingga Kulineran di Hankyu Sanban Gai
Meskipun cara masyarakat dalam menyikapi Rebo Wekasan berbeda-beda di masing-masing daerah di Jawa, tradisi ini tetap menjadi bagian dari budaya dan kepercayaan lokal.
Bagaimana pandangan Islam terkait Rebo Wekasan?
Dilansir iNews.id dari laman NU Jatim, salah satu topik yang sering dibicarakan masyarakat di akhir bulan Safar adalah Rebo Wekasan. Tradisi ini berkaitan dengan amalan tertentu yang dilakukan pada Rabu terakhir di bulan Safar.