JAKARTA, iNews.id - Tradisi Rebo Wekasan, sebuah ritual yang digelar pada hari Rabu terakhir di bulan Safar, telah mengakar kuat dalam budaya masyarakat Jawa.
Dianggap sebagai hari penuh berkah sekaligus hari turunnya bala, Rebo Wekasan menjadi momen penting untuk memohon perlindungan dan keselamatan dari Sang Pencipta.
Tradisi Nyadran untuk Sambut Ramadan
Melalui serangkaian amalan dan doa, masyarakat Jawa berharap dapat terhindar dari segala macam musibah serta meraih keberkahan di sepanjang tahun.
Tradisi ini juga mencerminkan perpaduan harmonis antara nilai-nilai Islam dan kearifan lokal, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Jawa.
Jelang Perayaan Sekaten 2024, Keraton Solo Gelar Tradisi Wilujengan
Tradisi Rebo Wekasan
Tradisi Rebo Wekasan adalah sebuah upacara yang dilakukan setiap hari Rabu pada bulan Safar dalam kalender Islam.
Pada hari ini, masyarakat melakukan berbagai amalan seperti salat, zikir, doa, dan menyebut asma Allah atau ayat-ayat al-Quran yang dikenal dengan ayat Selamat. Tujuannya adalah untuk memohon perlindungan dari segala macam musibah dan cobaan.
Hadiri Saparan Apem Yaa Qawiyyu, Menko Airlangga Ingatkan Tradisi Hidup Rukun