Tata Cara Zakat Fitrah, Begini Syarat dan Bacaan Niat Lengkapnya
فَهِىَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلاَةِ فَهِىَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ.
Artinya: Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah untuk mensucikan orang yang berpuasa dari bersenda gurau dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah. (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).
Diwajibkannya zakat adalah agar setiap Muslim kembali dalam keadaan fitrah dan suci. Sebagaimana termaktub dalam ayat di atas dan hadits berikut:
"Rasulullah Saw mewajibkan zakat fitrah bulan Ramadhan sebanyak satu sha’ kurma atau gandum atas setiap muslim merdeka atau hamba sahaya laki-laki atau perempuan. (HR. Bukhari dan Muslim)
Sebelum mengetahui tata cara bayar zakat fitrah, patut dimengerti dahulu mengenai beberapa syaratnya. Antara lain adalah sebagai berikut: