Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teks Khutbah Idul Adha 2026 Singkat Padat dan Mengharukan: Meneladani Nabi Ibrahim
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Haji Dari Masa Nabi Adam, Ibrahim hingga Rasulullah SAW

Minggu, 03 Juli 2022 - 14:35:00 WIB
Sejarah Haji Dari Masa Nabi Adam, Ibrahim hingga Rasulullah SAW
Sejarah Ibadah haji yang dilakukan umat Islam sudah ada sejak zaman Nabi Adam. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Ibadah haji diwajibkan hanya sekali seumur hidup. Hukum haji kedua dan seterusnya adalah sunna. Tapi, bagi mereka yang bernadzar haji, hukum haji itu menjadi wajib akibat nadzar.

Pelaksanaan ibadah ini tidak lepas syarat dan rukun haji.  Ada 5 Syarat wajib haji yang perlu diketahui di antaranya sebagai berikut:

1. Beragama Islam 
2. Berakal, tidak wajib haji bagi orang gila dan orang bodoh. 
3. Baligh  
4. Merdeka  
5. Kuasa atau mampu

Ibadah haji dilaksanakan pada bulan haji (Dzulhijjah), tepatnya ketika waktu wukuf di Arafah tiba (9 Dzulhijjah), hari Nah{r (10 Dzulhijjah), dan harihari Tasyriq (11, 12, dan 13 Dzulhijjah). Rangkaian ibadah haji itu sudah dimulai sejak bulan Syawwal, Dzulqa'dah dan Dzulhijjah. 

Rukun Haji

Berikut enam rukun haji dikutip dari Buku Tuntunan Manasik Haji dari Kemenag:

1. Niat Ihram (niat)

نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلهِ تَعَالَى لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بحَجَةِ

Nawaitul hajja wa ahramtu bihi lillahi ta’ala labbaika Allahumma hajjan.

Artinya; Aku niat melaksanakan haji dan berihram karena Allah Swt. Aku sambut panggilan-Mu, ya Allah untuk berhaji.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut