Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teks Khutbah Idul Adha 2026 Singkat Padat dan Mengharukan: Meneladani Nabi Ibrahim
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Haji Dari Masa Nabi Adam, Ibrahim hingga Rasulullah SAW

Minggu, 03 Juli 2022 - 14:35:00 WIB
Sejarah Haji Dari Masa Nabi Adam, Ibrahim hingga Rasulullah SAW
Sejarah Ibadah haji yang dilakukan umat Islam sudah ada sejak zaman Nabi Adam. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam Syariat Islam, ibadah haji ini  baru disyariatkan di masa ketika Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Sebagian ulama berpendapat pensyariatan haji ini dimulai pada tahun ke-9 Hijriah, sebagian lagi berpendapat pada tahun ke-10 Hijriah.

Selama 13 tahun berdakwah di Mekkah, Nabi Muhammad SAW tidak diperintahkan oleh Allah SWT untuk manasik haji. Setelah enam tahun Nabi SAW hijah ke Madinah, baru turun ayat yang mewajibkan untuk melaksanakan ibadah haji sebagaimana disebutkan dalam Al Quran, Surat Ali Imran ayat 97:

وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًاۗ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ

Artinya: mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. (QS. Ali Imran Ayat 97).

Ibadah haji wajib dijalankan bagi tiap Muslim yang mampu baik fisik maupun secara materi. Ibadah haji adalah berkunjung ke Baitullah (Ka’bah) untuk melakukan amalan-amalan ibadah, antara lain wukuf, mabit, thawaf, sa’i, dan lainnya pada masa tertentu, demi memenuhi panggilan Allah SWT dan mengharapkan ridha-Nya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut