Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cara Selamat dari Yakjuj dan Makjuj, Begini Menurut Al Quran dan Hadits
Advertisement . Scroll to see content

Orang yang Meriwayatkan Hadits Disebut Rawi, Ini Penjelasan Perawi, Sanad & Matan

Minggu, 20 Februari 2022 - 16:26:00 WIB
Orang yang Meriwayatkan Hadits Disebut Rawi, Ini Penjelasan Perawi, Sanad & Matan
Orang yang meriwayatkan hadits disebut dengan istilah rawi atau perawi. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Semua yang mereka terima dan dengar dipahami dengan baik dan dipelihara melalui hafalan yang kuat. Apa yang mereka dapati dan hafal mengenai hadits Nabi kemudian disampaikan ke sahabat lainnya yang belum mengetahui atau kepada para tabi'in.

Para Tabi'in pun melakukan hal yang sama dengan memenyampaikan hadits Nabi SAW kepada para tabi'in lain dan tabi' al tabiin. Hal ini untuk melestarikan dan menjaga keaslian hadits Nabi SAW.

Sejarah Pembukuan Hadits

Periwayatan dan pemeliharaan hadits Nabi SAW ini berlangsung hingga dimulainya penghimpunan hadits pada masa pemerintahan Umar ibn Abdul Azis (99 H/717 M - 102 H /720 M).

Usaha tersebut salah satunya dipelopori oleh Abu Bakar Muhammad ibn Syihab al Zuhri.

Usaha penghimpunan, penyeleksian, penulisan dan pembukuan hadits besar-besaran terjadi pada abad 3 Hijriah yang dilakukan para ulama seperti Imam al Bukhari, Imam Muslim, Imam Abu Dawud dan Imam at Tirmidzi, serta Iman Ibnu Majah dan lain-lainnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut