Kitab Kuning: Pengertian, Sejarah, Jenis, Fungsi, Manfaat Belajar
JAKARTA, iNews.id - Bagi kalangan santri di pondok pesantren tentu tidak asing dengan istilah Kitab Kuning. Kitab tersebut sudah diajarkan sejak zaman dahulu oleh para kiai di Indonesia. Lantas apa pengertian, sejarah, jenis, fungsi dan manfaat belajar kitab kuning?
Ustaz Ahmad Sarwat MA dalam bukunya "Ngaji Pakai Kitab" terbitan Rumah Fiqih Publishing menjelaskan, pengertian kitab kuning adalah istilah yang disematkan pada kitab-kitab berbahasa Arab, yang biasa digunakan di banyak pesantren sebagai bahan pelajaran. Dinamakan kitab kuning karena kertasnya berwarna kuning.
Sebenarnya warna kuning itu hanya kebetulan, lantaran dahulu barangkali belum ada jenis kertas seperti zaman sekarang yang putih warnanya.
Sejarah kitab kuning
Secara umum, keberadaan kitab-kitab ini sesungguhnya merupakan hasil karya ilmiyah para ulama di masa lalu. Salah satunya adalah kitab fiqih, yang merupakan hasil kodifikasi dan istimbath hukum yang bersumber dari Al Quran dan As Sunnah.
Di masa lalu, kertas yang tersedia tidak banyak seperti sekarang dan mungkin hanya ada warna kuning. Juga dicetak dengan alat cetak sederhana, dengan tata letak lay-out yang monoton, kaku dan cenderung kurang nyaman dibaca. Bahkan kitab-kitab itu seringkali tidak dijilid, melainkan hanya dilipat saja dan diberi cover dengan kertas yang lebih tebal.