Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BPS Catat Inflasi Maret 2026 Turun jadi 0,41% meski Puasa dan Lebaran
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Qais bin Sirmah dan Sebab Turunnya Ayat Pedoman Puasa, Begini Awal Mula Turunnya Surat Al Baqarah Ayat 187

Kamis, 28 April 2022 - 19:45:00 WIB
Kisah Qais bin Sirmah dan Sebab Turunnya Ayat Pedoman Puasa, Begini Awal Mula Turunnya Surat Al Baqarah Ayat 187
Kisah Qais bin Sirmah dan sebab turunnya ayat pedoman puasa (Foto:Atlas/Elements Envato)
Advertisement . Scroll to see content

Uḥilla lakum lailataṣ-ṣiyāmir-rafaṡu ilā nisā`ikum, hunna libāsul lakum wa antum libāsul lahunn, 'alimallāhu annakum kuntum takhtānụna anfusakum fa tāba 'alaikum wa 'afā 'ankum, fal-āna bāsyirụhunna wabtagụ mā kataballāhu lakum, wa kulụ wasyrabụ ḥattā yatabayyana lakumul-khaiṭul-abyaḍu minal-khaiṭil-aswadi minal-fajr, ṡumma atimmuṣ-ṣiyāma ilal-laīl, wa lā tubāsyirụhunna wa antum 'ākifụna fil-masājid, tilka ḥudụdullāhi fa lā taqrabụhā, każālika yubayyinullāhu āyātihī lin-nāsi la'allahum yattaqụn

Artinya: “Dihalalkan bagi kalian bersetubuh dengan istri-istri kalian pada malam hari bulan puasa. Mereka adalah pakaian bagi kalian, dan kalian pun pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasannya kalian tidak bisa menahan nafsu kalian. Karena itu, Allah mengampuni kalian dan memberi maaf kepada kalian. Maka kini campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untuk kalian. Dan, makan minumlah hingga terang bagi kalian benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu hingga (datang) malam, tetapi janganlah kalian campuri mereka, sementara kalian sedang beri’tikaf dalam masjid. Itulah ketentuan Allah. Karena itu, janganlah kalian mendekatinya. Demikian Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia supaya mereka bertakwa.”

Kisah tersebut cukup masyhur dan diriwayatkan oleh beberapa mukharrij, seperti imam Al-Bukhari, Abu Daud, Tirmidzi dan yang lain. 

Saat itu, yakni ketika awal-awal diwajibkan puasa, memang belum ada ketentuan yang jelas mengenai batasan kapan boleh makan-minum dan kapan tidak boleh. Ada sebagian sahabat yang berpuasa, kemudian tertidur sebelum berbuka hingga sepanjang malam. Akibatnya, mereka tidak sempat berbuka dan sahur namun harus berpuasa di hari berikutnya seperti yang dialami Qais bin Shirmah tersebut.

Dalam riwayat Abu Daud disebutkan bahwa,"Pada masa Rasulullah SAW, ketika orang- orang telah melaksanakan salat Isya’, maka haram bagi mereka untuk makan, minum, dan menggauli istri".

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut