Istidraj: Pengertian, Tanda-tandanya dalam Alquran & Hadits, serta Hukuman
5. Bergembira dengan Kekayaan
Tanda orang yang terkena istidraj lainnya selalu bergembira dengan kenikmatan duniawi hingga melupakan peringatan Allah SWT.
Firman Allah Swt:
فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنا عَلَيْهِمْ أَبْوابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذا فَرِحُوا بِما أُوتُوا أَخَذْناهُمْ بَغْتَةً فَإِذا هُمْ مُبْلِسُونَ
Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. (Al-An'am: 44).
Hukuman Istidraj
Dalam Al Quran disebutkan hukuman Istidraj yakni bagi orang-orang yang lali karena diberikan kesenangan duniawi berupa adzab di akhirat.
Allah SWT berfirman:
{وَأُمْلِي لَهُمْ إِنَّ كَيْدِي مَتِينٌ}
Artinya: Dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh. (Al-Qalam: 45).