Setelah 12 orang berbaiat di hadapan Rasulullah SAW mereka meminta agar Nabi SAW mengutus salah seorang sahabat untuk mengajarkan Al-Qur'an dan menjadi imam kaum Muslimin di Yatsrib.
Untuk itu Rasulullah SAW mengutus Mush’ab bin Umair agar berangkat ke Yatsrib bersama mereka. Akhirnya mereka kembali ke Yatsrib bersama Mush’ab bin Umair untuk melakukan dakwah Islam di sana.
Permintaan penduduk Yatsrib agar Rasulullah hijrah ke negerinya Penduduk Yatsrib yang terkenal memiliki sifat ramah, lemah lembut, dan suka menolong itu bukan hanya berjanji untuk setia dan melindungi Nabi SAW, namun mereka juga meminta kepada Rasulullah SAW untuk berhijrah ke Yatsrib.
Permintaan itu mereka sampaikan pada peristiwa Perjanjian Aqabah. Baik pada Perjanjian Aqabah pertama maupun kedua. Oleh karena itu Rasulullah SAW memerintahkan kaum Muslimin agar segera hijrah ke Yatsrib.
Tercatat sebanyak 75 orang penduduk Yatsrib sedang berbaiat di hadapan Rasulullah SAW di Desa Aqabah dan meminta Nabi SAW untuk berhijrah ke Yatsrib.