JAKARTA, iNews.id - Isi Perjanjian Aqabah antara Nabi Muhammad SAW dengan perwakilan penduduk Yatsrib yang kini disebut Kota Madinah pada garis besarnya memuat tentang kesetiaan mereka untuk melindungi Nabi Muhammad SAW.
Ada dua peristiwa perjanjian Aqabah. Perjanjian Aqabah pertama terjadi pada tahun ke-12 kenabian (621 M). Sedangkan Perjanjian Aqabah kedua terjadi pada tahun ke-13 kenabian (622 M).
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Pada Perjanjian Aqabah pertama, ada 12 penduduk Yatsrib datang ke Makkah untuk berhaji. Mereka terdiri atas 10 orang suku Khazraj dan 2 orang suku “Aus”.
Kedatangan mereka ke Makkah, di samping untuk berhaji, juga bermaksud ingin menemui Rasulullah SAW. Namun Rasulullah SAW tidak bersedia menemui mereka di Kota Makkah, karena khawatir akan dicelakai oleh orang-orang kafir Quraisy.
7 Mukjizat Nabi Muhammad SAW yang Diberikan Allah, Nomor 1 Paling Utama
Akhirnya Nabi SAW bersedia menemui mereka di Desa Aqabah ( sebuah desa di dekat Mina) pada suatu malam. Pada malam itu juga, mereka melakukan perjanjian atau baiat tanda setia kepada Rasulullah SAW.