Hukum Riba dalam Islam dan Dalilnya, Haram atau Diperbolehkan?
JAKARTA, iNews.id - Bagaimana hukum riba dalam Islam dan dalilnya? Apa contoh praktik riba yang sering dijumpai di masa sekarang? Secara harfiah, riba yang diserap dari kata dalam Bahasa Arab memiliki arti ‘lebihan’ atau ‘tambahan’.
Sedangkan menurut istilah, riba merupakan segala macam tambahan dalam pertukaran sejenis tanpa adanya kompensasi atau pengganti. Adapun hukum riba dalam Islam dan dalilnya akan dijelaskan rinci sebagai berikut.
Dalam hukum Islam, riba merupakan perbuatan haram yang sangat dibenci oleh Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT QS Al-Baqarah ayat 275
اَلَّذِيْنَ يَأْكُلُوْنَ الرِّبٰوا لَا يَقُوْمُوْنَ اِلَّا كَمَا يَقُوْمُ الَّذِيْ يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطٰنُ مِنَ الْمَسِّۗ ذٰلِكَ بِاَنَّهُمْ قَالُوْٓا اِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبٰواۘ وَاَحَلَّ اللّٰهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبٰواۗ فَمَنْ جَاۤءَهٗ مَوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖ فَانْتَهٰى فَلَهٗ مَا سَلَفَۗ وَاَمْرُهٗٓ اِلَى اللّٰهِ ۗ وَمَنْ عَادَ فَاُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Hukum Karma Menurut Islam, Bolehkah Percaya Karma?
Artinya: “Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba,” (QS Al-Baqarah: 275).
Tak hanya hartanya yang akan menjadi haram, tetapi tindakan pemberi riba maupun penerima riba akan menerima status keharaman dari riba.
Dari Jabir, ia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat orang yang memakan (mengambil) riba, memberikan, menuliskan, dan dua orang yang menyaksikannya.” Ia berkata: “Mereka berstatus hukum sama.” (HR. Muslim, nomor 2994).
Hukum Masturbasi dalam Islam, Boleh atau Haram?