Diktis Kemenag Salurkan Santunan Rp100 Juta untuk Yatim Piatu: Wujudkan Religiusitas yang Berdampak Sosial
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof Amien Suyitno menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Diktis yang hadir langsung di tengah masyarakat. Ia berharap semangat berbagi ini menjadi fondasi karakter bagi seluruh pegawai kementerian.
"Alhamdulillah, ini adalah konsen kami bagaimana Pendis, terutama Diktis, hadir memberikan atensi dan perhatian di bulan Ramadan. Mudah-mudahan ini menjadi legacy dan ke depannya terus dilakukan lebih baik untuk menghadirkan empati kepada mereka yang membutuhkan," tutur Prof. Amien Suyitno usai penyerahan simbolis.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Phil. Sahiron, menekankan bahwa sensitivitas spiritual yang diasah selama puasa harus diimplementasikan dalam profesionalitas kerja.
"Keseimbangan antara profesionalitas birokrasi dan empati kemanusiaan adalah kunci untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih humanis dan bermartabat," kata Prof Sahiron.
Aksi sosial ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai agenda tahunan, melainkan menjadi pemacu bagi seluruh jajaran kementerian untuk tetap mengedepankan kepekaan nurani dalam menjalankan tugas negara.
Editor: Kastolani Marzuki