Contoh Ceramah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Beserta Strukturnya
مَا كَانَ مُحَمَّدٌ اَبَآ اَحَدٍ مِّنْ رِّجَالِكُمْ وَلٰكِنْ رَّسُوْلَ اللّٰهِ وَخَاتَمَ النَّبِيّٖنَۗ وَكَانَ اللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمً
"Muhammad itu tidaklah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasul Allah dan penutup nabi-nabi." (QS. Al-Ahzab: 40).
Ini merupakan kehormatan yang menunjukkan akhir dari kenabian, di mana petunjuk Allah SWT sempurna melalui beliau.
Kedua, Nabi Muhammad SAW adalah pemimpin dan imam para nabi dan rasul. Dalam peristiwa Isra Miraj, beliau memimpin salat berjamaah di Masjidil Aqsa, bersama dengan para nabi dan rasul terdahulu, seperti Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa, dan lain-lain. Ini menunjukkan bahwa beliau bukan hanya nabi bagi umatnya, tetapi juga menjadi imam bagi seluruh rasul.
Ketiga, Nabi Muhammad SAW adalah orang yang paling dekat dengan Allah SWT. Dalam peristiwa Isra Miraj, beliau naik ke langit ketujuh dan bertemu langsung dengan Allah SWT tanpa perantara. Beliau mendengar suara Allah SWT dan melihat cahaya-Nya yang tiada taranya, menjadi bukti kekhususan dan kedekatan beliau dengan Sang Pencipta.