Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hukum Puasa Senin-Kamis setelah Nisfu Syaban, Boleh atau Haram? Begini Kata Ulama
Advertisement . Scroll to see content

Arti Nisfu Syaban Beserta Sejarah dan Keutamaannya

Kamis, 22 Februari 2024 - 01:01:00 WIB
Arti Nisfu Syaban Beserta Sejarah dan Keutamaannya
Arti Nisfu Syaban (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Tidak terdapat bukti yang valid dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam yang menyebutkan bahwa malam 27 Rajab adalah malam Isra Mi'raj. Bahkan, hal ini tidak disebutkan dalam hadits-hadits yang dianggap tidak sahih oleh ulama.

Bahkan jika kita asumsikan bahwa 27 Rajab memang malam Isra Mi'raj, perayaan khusus tidak boleh dilakukan, karena Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dan para sahabatnya tidak pernah merayakannya. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, 

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيهِمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

"Sesungguhnya pada diri Rasulullah terdapat teladan yang baik bagi kalian" (QS. Al Mumtahanah: 6), yang artinya kita harus mencontoh perbuatan dan meninggalkan hal-hal yang tidak dilakukan oleh Rasulullah.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, sebagai teladan utama, tidak pernah melakukan perayaan tersebut. Jika memang perayaan tersebut disyariatkan, tentu beliau akan segera melakukannya dan mengajarkannya kepada umatnya. Namun, kenyataannya, tidak ada tindakan atau ajaran tersebut dari beliau.

Para sahabat yang sangat amanah dan menjadi teladan setelah Rasulullah juga tidak pernah merayakan perayaan-perayaan tersebut. Jika para sahabat pernah melakukannya, tentu para tabi'in akan mengikutinya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut