Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Obat Derivat Plasma, Terapi Penyelamat Nyawa yang Kini Akan Diproduksi di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Waspada! Jamu Pegal Linu Ilegal Banyak Dicampur Parasetamol hingga Deksametason

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:46:00 WIB
Waspada! Jamu Pegal Linu Ilegal Banyak Dicampur Parasetamol hingga Deksametason
Ilustrasi herbal ilegal karena mengandung obat kimia. (Foto: Ilustrasi AI, Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Deksametason merupakan golongan kortikosteroid yang penggunaannya harus sesuai indikasi medis. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang tanpa pengawasan, dapat meningkatkan risiko wajah membulat (moon face), pengeroposan tulang, dan gangguan kesehatan lainnya," tambahnya. 

Menurut dia, masyarakat kerap menganggap jamu yang memberikan efek instan sebagai produk yang ampuh. Padahal, jamu dan obat bahan alam bekerja melalui proses biologis yang umumnya berlangsung secara bertahap.

Karena itu, ketika sebuah produk herbal memberikan efek yang terasa terlalu cepat, masyarakat perlu lebih waspada dan mempertanyakan penyebabnya.

BPOM mencatat, selama periode 2020 hingga 2026 terdapat 449 produk jamu mengandung BKO yang beredar di Indonesia. Sebagian besar merupakan produk ilegal karena menggunakan nomor izin edar fiktif, tidak terdaftar, maupun telah dibatalkan izin edarnya.

Dari seluruh temuan tersebut, lebih dari 90 persen merupakan jamu dengan klaim meningkatkan stamina pria, mengatasi pegal linu, dan pelangsing. Ketiga jenis produk tersebut umumnya menawarkan manfaat yang dapat dirasakan dalam waktu singkat sehingga lebih mudah menarik minat konsumen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut