Perempuan 40 Tahun ke Atas Dianjurkan Rutin Olahraga, Ini Alasannya
Dokter spesialis kedokteran jiwa dr. Leonita Ariesti Putri, Sp.KJ., MSc, menjelaskan perubahan hormon pada masa perimenopause sering kali terjadi bersamaan dengan berbagai tekanan kehidupan sehingga memicu perubahan emosi.
"Perimenopause bukan membuat perempuan menjadi lebih sensitif tanpa sebab. Perubahan suasana hati yang dialami merupakan respons alami akibat perubahan hormon yang sering kali terjadi bersamaan dengan berbagai tekanan hidup," katanya.
Menurut dr Leonita, tekanan tersebut bisa berasal dari tuntutan pekerjaan, anak yang mulai mandiri, orang tua yang memasuki usia lanjut, hingga perubahan hubungan sosial. Karena itu, menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik.
Selain rutin bergerak, perempuan juga disarankan mengelola stres melalui berbagai cara sederhana, seperti teknik relaksasi, latihan pernapasan, meditasi, hingga metode STOP, yaitu berhenti sejenak, menarik napas perlahan, mengamati kondisi diri, lalu memilih respons yang paling membantu.
Sementara itu, CEO Primaya Hospital Group Leona A. Karnali mengingatkan bahwa perimenopause merupakan fase alami yang tidak perlu ditakuti. Menurutnya, perempuan hanya perlu memahami perubahan yang terjadi pada tubuh agar dapat mengambil langkah yang tepat ketika gejala mulai muncul.