Perempuan 40 Tahun ke Atas Dianjurkan Rutin Olahraga, Ini Alasannya
"Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dan bertahap berperan penting dalam menjaga kekuatan otot, kesehatan tulang, serta membantu mengurangi berbagai gejala perimenopause," lanjutnya.
Gangguan dasar panggul dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti sulit menahan buang air kecil (leaky bladder), nyeri panggul, hingga berkurangnya kemampuan menjalani aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut sering kali muncul bersamaan dengan menurunnya kadar hormon estrogen saat perempuan memasuki masa perimenopause.
Selain itu, perubahan hormon juga menyebabkan massa otot dan kepadatan tulang perlahan menurun. Jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup, perempuan berisiko lebih tinggi mengalami osteoporosis, penurunan keseimbangan tubuh, hingga cedera akibat jatuh.
Karena itu, olahraga menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan sejak dini. Aktivitas fisik tidak harus selalu berupa latihan berat di pusat kebugaran. Jalan kaki, bersepeda, berenang, yoga, pilates, hingga latihan kekuatan menggunakan beban ringan dapat menjadi pilihan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.
Tak hanya berdampak pada kesehatan fisik, olahraga juga diketahui membantu memperbaiki suasana hati dan kualitas tidur yang sering terganggu selama masa perimenopause.