Minum Air Terlalu Banyak saat Marathon Ternyata Berbahaya, Ini Faktanya!
"Karena itu, air mineral yang dikonsumsi pelari perlu memiliki kualitas yang baik, aman, bersih, serta mengandung mineral yang seimbang untuk membantu proses penyerapan cairan dalam tubuh. Faktor-faktor tersebut menjadi bagian penting yang kami perhatikan untuk menjaga keselamatan peserta selama perlombaan berlangsung," tambahnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa hidrasi saat marathon tidak hanya berbicara tentang banyaknya air yang masuk ke dalam tubuh. Pelari juga perlu memastikan tubuh mendapatkan mineral yang dibutuhkan untuk membantu proses penyerapan cairan berlangsung optimal.
Karena itulah, penyelenggara marathon internasional menaruh perhatian besar pada sistem distribusi cairan selama perlombaan. Pada JAKIM 2026, panitia menyiapkan 22 titik water station yang tersebar di sepanjang lintasan untuk memudahkan peserta memenuhi kebutuhan cairan secara bertahap.
CEO Indonesia Muda Road Runner, Gatot Sudarsono, mengatakan penempatan water station dilakukan dengan perhitungan matang agar pelari dapat mengakses cairan secara berkala selama berlari.
"Untuk full marathon, kami menyediakan 22 water station yang tersebar di sepanjang rute lomba. Jarak antar water station sekitar 2,5 kilometer dan semakin dipadatkan menjelang garis finish agar pelari memiliki kesempatan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan dan mineralnya selama perlombaan," kata Gatot.