Menkes Tanggapi Kabar Pelaku Bully Dokter Aulia Risma Akan Dipercepat Kelulusannya
"Selama proses pengadilan masih berjalan, bagi senior yang diduga melalukan bullying jangan dilakukan percepatan yang meluluskan dia sebelum waktunya," kata Menkes Budi dalam konferensi pers Kemenkes, Senin (21/4/2025).
Menkes pun memastikan akan memeriksa lebih lanjut kabar tersebut. Dia menegaskan, pihaknya akan selalu berpihak kepada korban dan menjamin proses pengadilan yang sedang berjalan akan selesai.
"Kami akan periksa (lebih lanjut), agar dipastikan proses pengadilannya berjalan normal hinggal selesai," ungkapnya.
"(Untuk pihak kampus) Jangan terburu-buru mengambil keputusan, sedangkan ada peoses pengadilan yang sedang berjalan apalagi hingga menyebabkan dokter PPDS meninggal dunia," tambah Menkes Budi.
Sebagai informasi, kasus kematian dokter Aulia Risma, dokter PPDS Anestesi Undip, menjadi sorotan publik di pertengahan Agustus 2024. Dokter Aulia ditemukan bunuh diri dan ada faktor tekanan mental begitu besar di balik keputusan mengakhiri hidup tersebut.
Mendiang Dokter Aulia diduga bunuh diri karena mendapat bully dari para senior dokter PPDS yang menjalani pendidikan spesialis di RS Kariadi. Tak hanya tekanan mental, almarhumah juga dikabarkan diperas sejumlah uang oleh para senior.
Editor: Muhammad Sukardi