Menkes Sebut Bukber Tidak Sehat? Ini Faktanya!
JAKARTA, iNews.id - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut tradisi buka bersama alias bukber bisa menjadi kebiasaan tidak sehat. Kok bisa?
Pernyataan kontroversial itu disampaikan Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam konten edukasinya di Instagram. Menurutnya, kebiasaan tidak sehat itu gegara pilihan menu buka puasanya.
"Siapa di sini yang kalendernya sudah penuh dengan jadwal buka bersama atau bukber? Dan bukber bagus sih buat silaturahmi tapi bisa jadi tidak sehat, lho," kata Budi, dikutip Minggu (1/3/2026).
Budi menuturkan, alasan di balik tidak sehat buka bersama lantaran menu makanan berat yang sering kali disantap dalam jumlah banyak sekaligus. Apalagi jika makanan tersebut mengandung karbohidrat dan gula seperti gorengan, nasi dan juga kolak.
12 Nama Calon Kuat Bos WHO Berikutnya, Menkes Budi Urutan Pertama!
"Kalau kita bukber, begitu bedug berbunyi, apa yang kita lakukan? Langsung makan ini semua sekali dalam waktu yang sangat singkat. Itu nggak sehat banget," ucap dia.
Menurutnya, kebiasaan menyantap makanan berat dengan kandungan karbo tinggi bisa menyebabkan berbagai penyakit dan gangguan pencernaan, salah satunya adalah GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).
Menkes Budi Calon Kuat Jadi Dirjen WHO Berikutnya versi Health Policy Watch
"Nah, kalau makan sebanyak ini dalam waktu singkat, itu akan menyebabkan penyakit GERD. Nah, kalau kena Gerd, perut tuh jadi enggak enak. Apalagi kalau lihat makanannya kayak gini kan, banyak karbonya, banyak gulanya," jelas Budi.
Heboh Menkes Budi Jadi Calon Kuat Dirjen WHO Berikutnya, Ini Faktanya!
Selain berpotensi terkena GERD, memakan makanan berat pada saat berbuka puasa dalam jumlah banyak sekaligus akan membuat efek mengantuk yang cukup berat. Sehingga aktivitas ibadah pada malam bulan Ramadhan bisa saja terganggu.
"Ini nanti akan membuat kita ngantuk. Jadi pada saat kita shalat Tarawih sudah pasti enggak dengerin ustaznya. Jadi ingat ya, pada saat kita puasa itu tujuannya bukan untuk makan enak, tapi untuk ibadah dan kalau kita ibadah Insya Allah kita juga sehat," tutur dia.
Sebagai catatan, agar pencernaan tetap aman dan tidak terkena GERD maupun gangguan pencernaan lainnya, alangkah baiknya menghindari makanan yang digoreng atau peda.
Lalu, minuman berkarbonasi, teh atau kopi, buah jeruk dan saus berbahan dasar tomat serta makanan dengan lemak berlebih atau saus kental.
Editor: Muhammad Sukardi