Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Minum Sambil Berdiri Bisa Merusak Ginjal? Ini Kata Dokter
Advertisement . Scroll to see content

Trik Minum Sehat ala Menkes agar Tidak Dehidrasi saat Puasa, Pakai Pola 2-4-2

Minggu, 01 Maret 2026 - 02:59:00 WIB
Trik Minum Sehat ala Menkes agar Tidak Dehidrasi saat Puasa, Pakai Pola 2-4-2
Untuk menyiasati waktu minum yang hanya tersedia antara berbuka hingga sahur, dia membagikan pola minum “2-4-2”. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin kembali membagikan edukasi kesehatan melalui media sosialnya. Lewat konten Budi Gemar Sharing (#BGS) di Instagram, dia mengingatkan pentingnya menjaga asupan cairan selama menjalankan ibadah puasa agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.

Selain memberikan rekomendasi menu sehat untuk berbuka, dia juga menekankan bahwa kebutuhan cairan harian tidak boleh diabaikan. Terlebih saat puasa, risiko kekurangan cairan meningkat karena waktu minum menjadi terbatas.

Seperti diketahui, kebutuhan cairan orang dewasa umumnya berkisar 2 hingga 2,5 liter per hari. Jika tidak terpenuhi, tubuh dapat menunjukkan tanda-tanda seperti bibir kering dan pecah-pecah, mudah lemas, hingga sakit kepala.

“Memang di puasa kita enggak boleh minum. Tapi teman-teman mesti ingat, jumlah asupan air yang kita minum sehari enggak boleh dikurangin,” ujarnya.

Menurut dia, kebutuhan minimal delapan gelas atau setara dua liter air per hari harus tetap dipenuhi. Untuk menyiasati waktu minum yang hanya tersedia antara berbuka hingga sahur, dia membagikan pola minum “2-4-2”.

Pola tersebut dimulai dengan dua gelas saat berbuka, yakni satu gelas ketika azan magrib atau saat membatalkan puasa dan satu gelas setelah selesai makan berbuka. Cara ini membantu tubuh beradaptasi secara bertahap setelah seharian tidak mendapat asupan cairan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut