Kronologi Lengkap Bocah 1 Tahun Ususnya Dipotong Akibat Dugaan Kelalaian Profesor
Hingga pagi harinya, perut Jazel semakin membesar. Untungnya, di pagi hari tim dokter PICU mulai hadir dan sangat sigap dalam menangani Jazel. Mereka juga meyakini Nesya kalau Jazel akan ditangani dengan baik.
Di momen itu, Nesya bertemu dengan dokter Hardian. Dia lalu berkata, "Dok, saya mau dokter yang menangani Jazel, ya."
Nesya dan suami diminta untuk pulang setelah pemeriksaan. Tes lanjutan dilakukan oleh tim dokter PICU. Beberapa jam kemudian, Nesya mendapat telepon dari PICU agar datang ke rumah sakit karena tim dokter ingin bertemu dan membahas kondisi Jazel.
Sesampainya di RSCM, Nesya dan suami langsung bergegas ke ruang meeting. Di sana dokter sudah menunggunya. Tim dokter menyampaikan bahwa dari serangkaian tes medis yang dilakukan serta kondisi klinis Jazel, mereka menduga kuat adanya kebocoran usus dan tindakan darurat harus segera dilakukan sebelum terlambat, yaitu operasi besar.
"Hati saya hancur, badan pun tidak mampu berdiri. Akhirnya kami pun menyetujui operasi tersebut untuk dilakukan secepatnya," kata Nesya.
Di X, Nesya mengatakan kalau ini belum berakhir. Perjalanan perjuangan Jazel masih akan terus berlanjut.
Editor: Muhammad Sukardi