Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Cara Mengatasi Overthinking, Lakukan agar Tidak Stres
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Gen Z Gampang Overthinking? Psikolog Ungkap Penyebab Utamanya

Selasa, 26 Mei 2026 - 05:05:00 WIB
Kenapa Gen Z Gampang Overthinking? Psikolog Ungkap Penyebab Utamanya
Psikolog membahas fenomena overthinking di gen Z. (Foto: Youtube)
Advertisement . Scroll to see content

"Apa pun dipikirkan terus-menerus. Masa depan dipikirkan, masa lalu dipikirkan, bahkan hal kecil juga dipikirkan," jelasnya.

Selain media sosial, ekspektasi dari diri sendiri maupun lingkungan juga menjadi faktor kuat munculnya overthinking.

"Orang lain memberi ekspektasi, kita juga memberi ekspektasi ke diri sendiri. Ketika merasa tidak mampu memenuhi itu, akhirnya dipikirkan terus," ujarnya.

Ia menambahkan, overthinking yang dibiarkan berlarut-larut bisa berkembang menjadi kecemasan, depresi, hingga gangguan tidur. "Kalau overthinking berlebihan bisa memicu anxiety, depresi, bahkan insomnia," katanya.

Tidak hanya berdampak pada mental, kurang tidur akibat overthinking juga bisa memengaruhi kesehatan fisik. "Kalau cemas berlebih bisa ke fisik juga, misalnya GERD," ujar Veny.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut