Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kenapa Gen Z Gampang Overthinking? Psikolog Ungkap Penyebab Utamanya
Advertisement . Scroll to see content

KDRT Termasuk Penyakit Mental, Bisakah Pelaku Sembuh dan Berubah?

Jumat, 14 Oktober 2022 - 18:26:00 WIB
KDRT Termasuk Penyakit Mental, Bisakah Pelaku Sembuh dan Berubah?
Rizky Billar menjadi pelaku KDRT pada istrinya Lesti Kejora. (Foto: YouTube)
Advertisement . Scroll to see content

Ellen Pence juga mengatakan banyak pria pelaku KDRT melakukan kekerasan secara sadar. Mereka didorong pemahaman terkait haknya sebagai laki-laki yang selama ini diuntungkan oleh sistem patriarki. Hal ini terlepas dari latar belakang setiap pria.     

Sementara itu, Psikolog Ikhsan Bella Persada M.Psi., juga mengamini bahwa pelaku kekerasan sangat sulit atau bahkan tidak mungkin menghilangkan kebiasaan KDRT yang mereka lakukan. Pasalnya, tindak kekerasan, menurut Ikhsan, sudah bertransformasi menjadi perilaku dari kepribadian pelaku. 

“Mereka punya agresivitas yang cukup kuat, sehingga ketika stres atau ada sesuatu yang tidak sesuai, maka agresivitasnya akan muncul dalam bentuk KDRT,” katanya.

Ikhsan menambahkan, kesulitan pelaku dalam mengontrol emosi juga bisa mendorong impulsivitas untuk melakukan KDRT terhadap pasangan. Terlebih, mereka yang melakukan KDRT mudah terbawa emosi, sehingga perilaku kekerasan yang muncul memang karena dorongan dari dalam dirinya.

Editor: Elvira Anna

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut