Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bayi 1,5 Tahun Diajak Naik Gunung Berujung Alami Hipotermia, Dokter Marah Besar!
Advertisement . Scroll to see content

Kapan Anak Boleh Diajak Naik Gunung? Ini Jawaban Ahli Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 04:04:00 WIB
Kapan Anak Boleh Diajak Naik Gunung? Ini Jawaban Ahli Kesehatan
Ilustrasi mengajak anak naik gunung. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kasus bayi berusia 1,5 tahun yang mengalami hipotermia saat berada di Gunung Ungaran Semarang menjadi perhatian publik. Peristiwa ini memicu diskusi luas mengenai batas aman anak untuk berada di lingkungan ekstrem seperti gunung.

Menanggapi hal tersebut, pakar kesehatan sekaligus epidemiolog dr Dicky Budiman menegaskan bahwa tidak semua anak siap diajak mendaki gunung, terutama tanpa persiapan matang.

Menurutnya, secara umum anak baru bisa dipertimbangkan untuk ikut aktivitas pendakian ketika telah mencapai usia tertentu dan memenuhi sejumlah syarat penting.

"Kalau mau dibawa, minimal usianya di atas 10 tahun, dengan catatan sudah ada adaptasi sebelumnya," kata dr Dicky saat dihubungi iNews.id, Senin (13/4/2026).

Adaptasi yang dimaksud bukan sekadar kesiapan mental, tetapi juga fisik. Anak perlu diperkenalkan terlebih dahulu dengan lingkungan dingin secara bertahap agar tubuhnya mampu beradaptasi.

Selain faktor usia, kondisi kesehatan juga menjadi hal krusial. Anak yang memiliki penyakit penyerta seperti asma, malnutrisi, atau gangguan kesehatan lainnya sangat tidak disarankan untuk ikut dalam aktivitas di lingkungan ekstrem.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut