Jangan Salah Kaprah! Ini Hubungan Ejakulasi Rutin dan Risiko Kanker Prostat
Frekuensi tersebut dinilai dapat membantu menjaga kesehatan sistem reproduksi pria sekaligus menurunkan risiko gangguan pada kelenjar prostat.
“Itu bisa tiga sampai empat hari sekali, paper-nya (hasil penelitian) mengatakan. Tiga sampai empat hari sekali rutin dikeluarkan, itu akan membuat produksi sperma menjadi bagus dan mengurangi faktor resiko CA prostat,” ucapnya.
Menurut dr Tirta, salah satu alasan ejakulasi rutin dikaitkan dengan kesehatan prostat adalah karena proses tersebut membantu mengeluarkan cairan semen yang diproduksi tubuh. Jika terlalu lama tidak dikeluarkan, cairan tersebut bisa menumpuk dalam sistem reproduksi.
Penumpukan tersebut terjadi di epididimis atau saluran penyimpanan sperma yang berada di dekat testis. Kondisi ini berpotensi mengganggu kualitas sperma sekaligus berdampak pada kesehatan prostat.
“Jadi karena kelamaan nggak dikeluarin, dia membantu di epididymis, di tampungan testis ya, jadi yang ganggu. Kedua, bisa mengurangi faktor resiko CA prostat itu betul. Dan itu ada paper-nya,” katanya.