Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Salah Kaprah! Ini Hubungan Ejakulasi Rutin dan Risiko Kanker Prostat
Advertisement . Scroll to see content

Ejakulasi Rutin Baik untuk Sperma, dr Tirta Ingatkan Tak Boleh Dilakukan Setiap Hari

Rabu, 08 April 2026 - 02:45:00 WIB
Ejakulasi Rutin Baik untuk Sperma, dr Tirta Ingatkan Tak Boleh Dilakukan Setiap Hari
dr Tirta mengingatkan ejakulasi rutin bukan berarti harus dilakukan setiap hari, apalagi hingga berkali-kali dalam sehari. (Foto: Ilsutrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Lebih lanjut, dr Tirta menyampaikan sperma yang dikeluarkan secara rutin memiliki kualitas lebih baik. Sebaliknya, jika terlalu lama tidak dikeluarkan, sperma bisa menumpuk di dalam sistem reproduksi pria.

Penumpukan tersebut terjadi di bagian epididimis, yakni saluran tempat penyimpanan sperma yang berada di dekat testis. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kualitas sperma.

“Jadi karena kelamaan enggak dikeluarin, dia membantu di epididymis, di tampungan testis ya, jadi yang ganggu. Kedua, bisa mengurangi faktor resiko CA prostat itu betul. Dan itu ada paper-nya,” katanya.

Sebelumnya, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Translational Andrology and Urology Volume 15 Nomor 2 pada 28 Februari 2026 mengungkap dampak jarak waktu ejakulasi terhadap kualitas sperma.

Hasil penelitian tersebut menyebut pria yang tidak melakukan ejakulasi selama lebih dari empat hingga tujuh hari cenderung memiliki volume semen lebih banyak. Namun kondisi ini justru berpotensi menyebabkan sperma menumpuk dan mengendap.

Penumpukan tersebut dapat menurunkan motilitas atau kemampuan gerak sperma. Selain itu, risiko kerusakan DNA pada sperma juga dapat meningkat.

Sederhananya, meski jumlah sperma terlihat lebih banyak, kualitasnya justru bisa menurun. Hal ini tentu dapat memengaruhi tingkat kesuburan pria.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut