Cara Unik Ekspresikan Rasa Sakit dengan Buku Gambar, Bermanfaat untuk Disabilitas
Rini mengungkapkan tenaga kesehatan seringkali mengalami kesulitan. Kesulitan untuk memahami bahasa dari para penyandang disabilitas untuk memberi tahu bahwa mereka tengah sakit.
“Kadang, orang tua saja kebingungan. Apalagi kita sebagai nakes, sulit sekali untuk menangkap ekspresi sang anak. Sehingga, dibutuhkan alat yang secara mudah dapat dipahami,” ujarnya.
Rini, sebagai salah satu dokter yang mereview buku AAC, menjelaskan perasaan penyandang disabilitas dalam kondisi sakit bisa teridentifikasi lewat buku tersebut. Termasuk tentang berapa lama sakit, lokasi nyeri, hingga derajat sakit yang dituangkan dalam bentuk gambar.
Buku Katakan Rasa Sakitmu mulai didonasikan untuk sekolah luar biasa dan lembaga kesejahteraan di Jakarta pada Desember 2022. Distribusi buku AAC ini rencananya akan diperluas di Indonesia dan juga secara online mulai tahun depan.
Buku AAC terdapat tiga bagian. Pada bagian pertama terdapat gambar dengan tulisan “Sakit di mana?” yang menampilkan seluruh bagian tubuh. Misalkan bagian kepala, akan ada ilustrasi “Bagaimana kepalamu bisa sakit?”. Ada berbagai gambar yang bisa dipilih sesuai dengan perasaan dari pasien.