BPOM Temukan 2 Perusahaan Farmasi Pakai Propilen Glikol Berlebihan, Penny Lukito: Kita Telusuri Lagi
“Artinya, sumber bahan bakunya, karena seharusnya ketentuan yang ada tidak dibolehkan adanya EG dan DEG sebagai bahan baku atau bahan tambahan dari proses produksi suatu obat,” ujar dia.
Deretan Artis Indonesia yang Pernah Merasakan Jadi Pembantu, Nomor 2 Kini Hidup Bahagia di Turki
Penny menyebut, dari temuan itu, pihak BPOM mengindikasi bahwa adanya penggunaan yang tidak sesuai syarat. Dalam temuan ini, ada kemungkinan industri tersebut menggunakan kedua cemaran itu sebagai bahan baku obat.
“Bisa jadi salah satu kemungkinan adalah tidak menggunakan PEG dan PG malahan menggunakan EG dan DEG-nya. Malah pencemarnya itu yang digunakan sebagai pelarutnya,” ujar dia.
5 Artis Keturunan Tokoh Film Legendaris Indonesia, Nomor 4 Putra Aktor Termahal Era 1970an
Terkait hal ini, Penny memastikan pihaknya terus melakukan penelusuran. Tidak hanya pada industri atau perusahaan farmasi yang kedapatan menyalahi aturan, namun juga menginvestigasi ke suplier atau pemasok cemaran EG dan DEG yang malah digunakan sebagai bahan baku di industri farmasi itu.
“Nah, ini yang sedang kita telusur, siapa dan kemudian ke mana lagi bahan pelarut tersebut diedarkan atau dibeli oleh industri yang mana lagi. Saya kira itu sangat penting sekali, sehingga digunakan di mana lagi itu bahan pelarut yang berbahaya dan seharusnya tidak digunakan,” ujar Penny.
Editor: Siska Permata Sari