Bisa Hidup hanya Makan Buah? Ini Fakta Medis dan Risiko Diet Fruitarian
Protein: Buah tidak mengandung banyak protein, padahal protein dibutuhkan untuk membangun otot dan memperbaiki jaringan tubuh.
Asam lemak esensial (omega-3): Omega-3 tidak banyak ditemukan di buah, padahal asam lemak esensial ini penting bagi kesehatan otak dan jantung.
Mineral penting seperti zat besi, kalsium, zinc, vitamin D, dan yodium.
Laporan kasus medis yang diterbitkan di jurnal kesehatan menunjukkan, pelaku diet buah murni pernah mengalami anemia, kelemahan otot, gangguan saraf, hingga gangguan fungsi hati.
"Kondisi ini umumnya membaik setelah mendapat suplemen dan asupan makanan bergizi seimbang," menurut laporan PMC, dikutip Jumat (3/10/2025).
Selain itu, terlalu banyak makan buah juga bisa memicu masalah gigi akibat kadar gula dan asam yang tinggi, serta lonjakan gula darah pada penderita diabetes.