Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Memprihatinkan, 20 Ribu Bayi di Indonesia Berpotensi Alami Kelainan Jantung
Advertisement . Scroll to see content

Banyak Remaja Indonesia Terdeteksi Gangguan Mental, Kemenkes Bongkar Datanya! 

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:33:00 WIB
Banyak Remaja Indonesia Terdeteksi Gangguan Mental, Kemenkes Bongkar Datanya! 
Anak sekolah lebih rentan depresi ketimbang orang dewasa. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah menilai deteksi dini menjadi langkah penting agar anak dan remaja yang berisiko dapat segera memperoleh pendampingan maupun penanganan profesional.

Kemenkes juga menilai kesehatan mental remaja tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu, tetapi juga lingkungan keluarga, sekolah, dan pergaulan. Karena itu, upaya pencegahan tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan, melainkan membutuhkan keterlibatan orang tua, guru, hingga masyarakat.

Melalui Program Cek Kesehatan Gratis, pemerintah berharap berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan mental pada remaja, dapat terdeteksi lebih dini sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih berat.

Selain memetakan kondisi kesehatan masyarakat, Kemenkes saat ini juga mulai mengembangkan Program CKG ke tahap tatalaksana atau pengobatan, sehingga peserta yang terdiagnosis penyakit dapat memperoleh layanan kesehatan lanjutan sesuai kebutuhannya.

"Tujuan kami bukan sekadar mengumpulkan data siapa yang sakit, tetapi memastikan masyarakat kami tetap sehat, bugar, dan produktif. Cek Kesehatan Gratis ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa," ungkap Menkes Budi.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut