Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 7 Tips Sederhana agar Tidur Nyenyak, Nomor 4 Sering Diabaikan
Advertisement . Scroll to see content

Bahaya Tidur dengan Rambut Basah? Dokter Peringatkan Bahaya Jamur di Kulit Kepala hingga Folikulitis

Kamis, 09 Juli 2026 - 09:52:00 WIB
Bahaya Tidur dengan Rambut Basah? Dokter Peringatkan Bahaya Jamur di Kulit Kepala hingga Folikulitis
Kebiasaan langsung tidur saat rambut masih basah sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan risiko gangguan pada kulit kepala. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Banyak orang memilih mandi dan keramas pada malam hari setelah beraktivitas karena terasa lebih segar sebelum tidur. Namun, kebiasaan langsung tidur saat rambut masih basah sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan risiko gangguan pada kulit kepala.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, mengingatkan rambut yang masih basah dan lembap bisa menjadi kondisi ideal bagi jamur dan bakteri untuk berkembang biak. Jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi memicu ketombe yang semakin parah hingga folikulitis.

"POV: Kebiasaan langsung tidur pas rambut masih basah gini kelihatannya sepele, tapi ternyata bisa munculin masalah ini, jamur kulit kepala Folikulitis*," tulis dr Cecep dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, dikutip Rabu (8/7/2026).

Dalam keterangan unggahannya, dr. Cecep menjelaskan rambut yang tidak segera dikeringkan setelah keramas akan membuat kulit kepala dan bantal menjadi lembap. Kondisi ini memudahkan jamur alami di kulit kepala, Malassezia, dan bakteri Staphylococcus berkembang lebih cepat.

"*Makanya bisa muncul ketombe parah sampai folikulitis (radang pori-pori rambut yang bentuknya kayak jerawat kecil). Selain itu, rambut pas basah itu lagi rapuh. Kalo sering kegesek bantal, ujungnya jadi gampang patah*," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut