Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap Alasan Hamish Daud Umrah di Bulan Ramadhan, Berdoa Rujuk dengan Raisa?
Advertisement . Scroll to see content

Bahaya Tidur Balas Dendam saat Puasa Ramadan, Awas! Jangan Lebih 9 Jam

Rabu, 04 Maret 2026 - 10:35:00 WIB
Bahaya Tidur Balas Dendam saat Puasa Ramadan, Awas! Jangan Lebih 9 Jam
Perubahan pola tidur saat Ramadan memang wajar karena adanya aktivitas sahur dan ibadah malam. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Dia juga menjelaskan pola tidur terpisah atau split sleep masih tergolong wajar selama Ramadan. Hal tersebut terjadi karena jadwal tidur bergeser akibat aktivitas sahur dan ibadah malam.

“Pada kondisi Ramadan, split sleep seperti ini tidak masalah karena jadwal tidur memang bergeser,” ujarnya.

Meski demikian, dia tetap mengingatkan masyarakat untuk mengontrol total durasi tidur agar tidak berlebihan. Menurut dia, menjaga pola tidur yang seimbang penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap bugar selama menjalani ibadah puasa.

Rizal juga menyarankan agar waktu luang tidak hanya dihabiskan untuk tidur. Masyarakat dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan aktivitas yang lebih produktif.

Salah satu kegiatan yang direkomendasikan adalah olahraga ringan hingga sedang menjelang waktu berbuka puasa. Aktivitas ini dinilai dapat membantu menjaga kebugaran tubuh selama Ramadan.

Sementara untuk olahraga dengan intensitas lebih berat, dia menyarankan dilakukan sekitar satu jam setelah berbuka puasa. Pada waktu tersebut tubuh sudah kembali terhidrasi dan mendapatkan asupan energi.

Edukasi yang dibagikan Rizal pun mendapat respons positif dari warganet. Banyak pengguna media sosial merasa diingatkan karena selama Ramadan mereka cenderung mengubah pola tidur secara drastis, terutama ketika memiliki waktu libur.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut