Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duel Maut Remaja di Cilincing Jakut Dipicu Saling Ejek di Medsos, 1 Tewas Dibacok
Advertisement . Scroll to see content

Bahaya Hamil di Usia Remaja, Dokter: Risiko Kematian Ibu 5 Kali Lebih Tinggi

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:05:00 WIB
Bahaya Hamil di Usia Remaja, Dokter: Risiko Kematian Ibu 5 Kali Lebih Tinggi
Dokter menilai tubuh remaja belum sepenuhnya matang secara fisik, mental, maupun sosial untuk menghadapi kehamilan, hingga mengasuh anak. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bahaya hamil di usia remaja kembali menjadi perhatian setelah dokter sekaligus edukator kesehatan dr Adam Prabata mengingatkan besarnya risiko yang dapat dialami ibu maupun bayi. Dia menegaskan kehamilan saat usia sekolah bukan pilihan yang lebih mudah dibanding melanjutkan pendidikan.

Melalui unggahannya di media sosial X, dr Adam menjelaskan tubuh remaja belum sepenuhnya matang secara fisik, mental, maupun sosial untuk menghadapi kehamilan, persalinan, hingga tanggung jawab mengasuh anak.

"Izin menjelaskan risiko hamil di usia sekolah ya! Tubuh remaja belum sepenuhnya matang secara fisik, mental, dan sosial untuk menghadapi kehamilan dan pengasuhan anak. Banyak yang mengira hamil, melahirkan, dan mengurus anak itu 'lebih enak' atau 'lebih ringan' daripada sekolah, padahal kenyataannya justru sebaliknya," kata dr. Adam.

Menurut dia, kehamilan pada usia remaja meningkatkan berbagai risiko komplikasi selama masa kehamilan hingga proses persalinan. Kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan ibu maupun janin.

Dia menjelaskan ibu hamil usia remaja lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi selama kehamilan, perdarahan, hingga persalinan yang mengalami hambatan atau macet. Risiko tersebut bahkan dapat berujung pada meningkatnya angka kematian ibu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut