7 Kebiasaan Harus Dihindari saat Puasa Ramadan, Nomor 3 Bikin Asam Lambung Naik
4. Makan Berlebihan Saat Berbuka
Setelah menahan lapar seharian, tak sedikit orang kalap saat waktu berbuka tiba. Lambung yang kosong selama berjam-jam bisa “kaget” jika langsung diisi makanan dalam jumlah besar.
Selain memicu rasa tidak nyaman di perut, kebiasaan ini juga meningkatkan risiko surplus kalori yang berdampak pada kenaikan berat badan. Disarankan berbuka secara bertahap, dimulai dari makanan ringan dan air putih.
5. Melewatkan Sahur
Sebagian orang merasa tetap kuat berpuasa meski tanpa sahur. Padahal, sahur berperan penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Melewatkan sahur dapat meningkatkan risiko gangguan lambung dan membuat tubuh lebih cepat lemas. Asupan gizi yang cukup saat sahur membantu menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.
6. Terlalu Banyak Karbohidrat Saat Sahur
Mengonsumsi karbohidrat berlebihan saat sahur memang memberi rasa kenyang lebih lama. Namun, lonjakan gula darah yang cepat naik lalu turun juga bisa membuat rasa lapar datang lebih awal, biasanya sekitar pukul 9–10 pagi.
Kondisi ini berpotensi memicu keinginan “balas dendam” saat berbuka. Untuk menjaga kestabilan energi, sebaiknya imbangi karbohidrat dengan protein, serat, dan lemak sehat.
7. Tidak Berolahraga Sama Sekali
Puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak. Kurangnya aktivitas fisik justru dapat membuat otot menyusut, tubuh mudah lemas, pusing, hingga sulit mempertahankan berat badan ideal.
Olahraga ringan seperti jalan santai atau peregangan bisa dilakukan menjelang berbuka atau setelah salat tarawih. Dengan pola makan dan aktivitas yang seimbang, ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih sehat dan optimal.
Memasuki bulan suci ini, menjaga kebiasaan saat puasa menjadi kunci agar tubuh tetap bugar selama Ramadan. Menghindari tujuh kebiasaan tersebut bisa membantu menjaga stamina dan kesehatan hingga hari kemenangan tiba.
Editor: Dani M Dahwilani