Bung Towel Klarifikasi usai Ledek Shin Tae-yong Cocoknya Jualan
“Spiritnya adalah timnas selamanya, pelatih selalu ada masanya dimana pun, jadi ada waktunya harus move on. Tetapi, ada hal-hal yang secara gambaran besar, saya tahu, orang tidak tahu. Kenapa? Apa itu? misalnya kemarin, apa tuh, postingan soal jual ayam,” kata Bung Towel dikutip dari program Rakyat Bersuara iNews, Selasa (14/1/2025).
“Sebenarnya saya kan hanya komen ringan saja nyeletuk-lah bahasa sehari-harinya, cocoknya jualan, karena kalau bicara jualan kan bukan jualan ayam saja, kemarin juga jualan kopi, jualan apalagi ada lah,” sambungnya.
Bung Towel justru menyoroti reaksi setelah unggahannya menjadi ramai di publik. Menurutnya, ada upaya untuk membuat Shin Tae-yong tetap bertahan di Indonesia meski tidak menjadi pelatih.
"Kan intinya bukan sebuah hal yang baru, tetapi kenapa menjadi begitu reaktif? Karena sebetulnya dalam kacamata saya dalam mengamati lebih ini, sebetulnya ada upaya-upaya di luar planning dia bahwa Januari ini berhenti,” ujar Bung Towel.
“Jadi yang saya amati, saya dengar, ada upaya-upaya untuk tetap bertahan di sepak bola Indonesia itu tetap ada. Bahkan, sehari sebelum (Patrick) Kluivert datang, itu kan ada tuh framing di media sosial, Dirtek (Direktur Teknik) katanya, STY Dirtek. Jadi upaya-upaya itu bukan omong kosong, tetapi ada, ke media dan sebagainya ada framing itu. Bahkan ketika Kluivert datang, ucapan STY itu di hari yang sama kan? Dalam konteks komunikasi itu bukan sebuah kebetulan,” sambungnya.
“Bahkan di hari (Patrick) Kluivert datang, dia mengucapkan terima kasih itu, bukan sebuah kebetulan dan kita mengamati itu. Dan upaya-upaya mempertahankan STY sampai kepada PSSI dan siapapun itu terjadi. Jadi itu celetukan saya yang sebetulnya konteks besarnya itu, ada yang belum rela dirinya selesai,” tutup Bung Towel.
Editor: Reynaldi Hermawan