Dokter Tifa dan Roy Suryo Ngaku Diintimidasi Jelang Pembuktian Ijazah Jokowi, Sebut Ada Pihak Takut Hadapi Persidangan
"Kalau kami tidak takut. Justru yang melakukan intimidasi dan teror itulah yang terlihat tidak siap menghadapi persidangan," katanya.
Selain membahas proses hukum, Dokter Tifa mengajak masyarakat yang ingin mendukung perjuangannya dengan membeli atau berdonasi melalui buku yang ditulisnya. Menurut dia, hasil penjualan buku selama ini menjadi sumber pendanaan berbagai kegiatan sosial yang dijalankannya.
Ia mengatakan pendanaan tersebut diperlukan karena proses persidangan diperkirakan berlangsung cukup panjang.
Dokter Tifa mengklaim sidang akan melibatkan sekitar 709 dokumen yang akan diperiksa secara rinci serta sekitar 130 saksi yang akan dimintai keterangan, sehingga penyelesaiannya diperkirakan membutuhkan waktu lama.
Karena itu, ia kembali mengajak masyarakat yang memiliki pandangan serupa untuk memberikan dukungan melalui pembelian maupun donasi buku.
Diketahui, Dokter Tifa tengah menjalani persidangan atas perkara dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Jaksa Penuntut Umum mendakwanya dengan sejumlah pasal dalam KUHP serta Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Sementara itu, Roy Suryo juga menempuh jalur praperadilan terkait penanganan perkara yang menjeratnya. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonannya dengan menyatakan tindakan penggeledahan, penangkapan, dan penahanan terhadap Roy Suryo tidak sah.
Editor: Suriya Mohamad Said