Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasil Riset: B50 Berisiko Bebani Fiskal dan Tekan Devisa Sawit
Advertisement . Scroll to see content

5 Pernyataan Sri Mulyani di Sidang MK, Nomor 2 Bantah Blokir Anggaran untuk Bansos

Sabtu, 06 April 2024 - 04:15:00 WIB
5 Pernyataan Sri Mulyani di Sidang MK, Nomor 2 Bantah Blokir Anggaran untuk Bansos
Dalam sidang PHPU di MK, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan sejumlah pernyataan. Berikut 5 pernyataannya yang dirangkum iNews.id. (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

4. Tak Ada Perbedaan Realisasi Anggaran Perlinsos pada 2019-2024

Bendahara Negara memastikan tidak terdapat perbedaan pola realisasi anggaran perlinsos dan bansos dari Kementerian Sosial (Kemensos) sejak 2019 hingga 2024. Dia mencatat, terjadi perbedaan signifikan pada realisasi bansos Kemensos yang cukup rendah di dua bulan pertama 2023 karena adanya penataan kembali kerja sama Kemensos dengan perbankan. 

"Ini yang menjelaskan pada saat kami menjelaskan kenaikan dua bulan pada bansos Kemensos mencapai cukup tinggi adalah akibat batch line 2023 dari bansos kemensos pada bulan Januari yang memang waktu itu rendah  akibat masih adanya proses penataan kembali kerja sama antara Kemensos dengan perbankan," katanya.

5. Ungkap Alasan Anggaran BLT El Nino 2024 Belum Dieksekusi

Sri Mulyani menyebut, Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino 2024 hingga saat ini memang belum dieksekusi. Untuk anggaran El Nino 2024, Sri Mulyani menyebut, bantuan ini telah berubah nama menjadi Mitigasi Risiko Pangan, namun penyalurannya tetap melalui Bapanas untuk bantuan beras dan Kemensos untuk bantuan tunai. 

Lebih lanjut, dia mengungkapkan alasan BLT El Nino tak kunjung cair. Padahal diakuinya, anggaran untuk bantuan ini kemungkinan akan ditambah.

"Itu akan ditambah anggarannya di Kemensos, tapi Bu Mensos (Tri Rismaharini) bilang belum mulai sampai hari ini. Jadi Kemenkeu belum dapat dokumen untuk eksekusi bantuan pangan tersebut. Jadi belum ada pelaksanaannya," katanya. 

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut