Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.220, GHON-NZIA Parkir di Zona Merah
Advertisement . Scroll to see content

IHSG Kembali Menguat usai Anjlok, Berpotensi Naik 18 Persen Menuju Fase Normalisasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:14:00 WIB
IHSG Kembali Menguat usai Anjlok, Berpotensi Naik 18 Persen Menuju Fase Normalisasi
IHSG dinilai berpeluang memasuki fase pemulihan usai mengalami koreksi tajam hingga lebih dari 41 persen dari level puncaknya. (Foto: SINDO)
Advertisement . Scroll to see content

Henan menghitung target teknikal fase normalisasi IHSG berada di level 7.229,42. Dari posisi pembukaan IHSG pada 15 Juni 2026 di level 6.118,72, indeks masih membutuhkan kenaikan sekitar 18,2 persen untuk mencapai target tersebut.

Meski demikian, perusahaan sekuritas itu menilai perjalanan menuju fase normalisasi masih akan dipengaruhi sejumlah faktor penting. Salah satu yang paling menentukan adalah keputusan MSCI terkait status Indonesia di indeks pasar negara berkembang (Emerging Market) yang dijadwalkan diumumkan pada 18 Juni 2026.

Selain keputusan MSCI, stabilisasi nilai tukar rupiah dan arah kebijakan suku bunga Bank Indonesia juga menjadi indikator yang perlu diperhatikan investor. Menurut Henan, ketiga faktor tersebut akan menjadi sinyal utama yang menentukan keberlanjutan pemulihan pasar saham nasional.

Henan memperkirakan fase normalisasi dapat berlangsung antara 3,9 hingga 7 bulan apabila mengacu pada pola koreksi yang dipicu faktor struktural dan domestik pada siklus-siklus sebelumnya.

Meski peluang pemulihan mulai terbuka, Henan mengingatkan investor untuk tetap memperhatikan profil risiko dan horizon investasi masing-masing. Ketidakpastian pasar masih cukup tinggi, terutama menjelang keputusan MSCI yang dinilai akan menjadi penentu arah pasar dalam jangka pendek.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut