Dolar AS Makin Perkasa di Tengah Krisis yang Melanda Turki
Mayoritas mata uang telah jatuh sekitar 45 persen terhadap greenback tahun ini di tengah kekhawatiran atas meningkatnya kendali Presiden Turki Tayyip Erdogan atas ekonomi dan perseteruan yang makin memanas dengan AS.
Peso Meksiko, peso Argentina dan Rand Afrika Selatan juga melemah terhadap dolar AS pada hari Senin karena krisis lira mengguncang beberapa mata uang negara berkembang lainnya. Yamamoto mengatakan, lira Turki mungkin tetap tidak stabil, sementara euro akan stabil selama sepekan.
"Tampaknya perlambatan semacam ini adalah semacam hal yang diperlukan bagi ekonomi Turki untuk mengurangi defisit akun berjalan dan inflasi yang sangat tinggi," katanya.
Yen menguat sekitar 0,3 persen terhadap dolar menjadi 110,61 yen, karena investor terus membeli aset safe haven ini. Mata uang Jepang memangkas beberapa keuntungan setelah sempat naik ke level tertinggi satu bulan dari 110,32 yen per dolar AS.
Dolar Australia di awal sesi turun 0,2 persen ke 0,72765 dolar AS, dekat dengan level terendah 18 bulan ke 0,72505 dolar AS.
Editor: Ranto Rajagukguk