Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OJK Ungkap Insentif dari Kemenkeu untuk Emiten dengan Free Float 40 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Waskita Karya Resmi Peroleh Pinjaman Sindikasi Rp8,07 Triliun dari Himbara

Rabu, 03 November 2021 - 10:53:00 WIB
Waskita Karya Resmi Peroleh Pinjaman Sindikasi Rp8,07 Triliun dari Himbara
Waskita Karya Resmi Peroleh Pinjaman Sindikasi Rp8,07 Triliun dari Himbara (Foto: dok. iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) resmi memperoleh persetujuan penjaminan atas fasilitas pinjaman sindikasi senilai Rp8,07 triliun dari pemerintah. Perseroan telah melakukan penandatanganan perjanjian penjaminan pemerintah dengan Kementerian Keuangan dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) tentang penyelesaian pinjaman sindikasi.

Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono mengungkapkan, penandatanganan tersebut merupakan rangkaian dari seluruh proses negosiasi dengan para kreditur yang juga merupakan tindak lanjut atas Master Restructuring Agreement (MRA). Fasilitas tersebut dijamin oleh pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No.211/PMK.08/2020.

Dengan adanya penjaminan pemerintah, maka plafon fasilitas kredit bank yang sebelumnya telah ditandatangani dengan bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan berlaku efektif. 

"Bagi kami, penandatanganan ini merupakan bentuk konkret dukungan fiskal pemerintah terhadap Waskita Karya," ujar Destiawan, Rabu (3/11/2021).

Destiawan menambahkan, dengan dukungan pembiayaan ini akan memberikan tambahan modal kerja bagi perusahaan dalam rangka perolehan kas dari termin proyek. Selain itu, utang vendor secara bertahap akan terbayar sehingga total exposure utang akibat penjaminan pemerintah dan fasilitas bank akan menurun. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut