Memasuki Capital League Phase 1, Wirausaha Muda Mandiri Business Existing Berlangsung Sengit!
Robries merupakan inovasi produk furniture daur ulang dengan sumber material dari bak sampah, tutup botol. Ia mengambil dari pengepul berupa cacahan, lalu diolah sampai halus, diproses, nnti dicetak berupa flat atau papan, selanjutnya ada yang diolah menjadi produk asesoris, meja, kursi, jam dinding, hingga pot hias tetapi ada juga yang dijual berupa papan atau flat.
Seiring berjalannya waktu, bisnis milik Niam ini mulai mengalami peningkatan eksistensi. Bahkan, Robries tak hanya dikenal di pasar lokal saja tetapi juga pasar mancanegara. Paling banyak menurutnya ke Eropa seperti di Italia, Belanda, Jerman, karena warga di sana pada umumnya lebih aware isu lingkungan, selain itu juga di ekspor sejumlah negara di Asia serta Australia.
Peserta yang lolos selanjut di bidang kreatif ada Ecky Anugrah dengan brand Ammossi miliknya. Usaha Ecky adalah outfit lengkap baik yang nyaman untuk travelling dengan santai. Dia menyatakan produk yang dijualnya nyaman tetapi low budget.
Menariknya, saat tour virtual company salah satu juri yaitu Izzati begitu semangat menyaksikan ruang pamer Ammosi. Pasalnya toko yang disebutnya outdoor tersebut memiliki design interior yang sangat menarik. sehingga ambience travelling begitu terasa. "Aduh saya jadi pingin ikut main ke sana. Menarik banget tokonya, " ungkap Izzati.
Menurut Ecky desain interior yang menarik bagian dari service untuk pelanggan offlinenya. Selain itu, untuk mengapresiasi pelanggan, dia juga sering menyelipkan asesoris atau merchandise pada barang yang dibeli pelanggan, tentunya dengan gratis.