Memasuki Capital League Phase 1, Wirausaha Muda Mandiri Business Existing Berlangsung Sengit!
Selain kategori Industri Jasa dan Perdagangan, tiga peserta yang lolos ke babak selanjutnya ada kategori Sosial yang terdiri dari Aminudi (BIOMAGG), Lintang Kusuma Pratiwi (Neurafarm), dan Sarnata (Arenta) dengan mentor Goris Mustaqim, owner dari PT Resultan Nusantara.
Aminudi merupakan seorang pemuda yang berhasil menelurkan inovasi BIOMAGG, yaitu mengolah sampah organik rumah tangga dengan Biomagg yang bisa dijadikan maget (Ulat) kemudian diolah menjadi pakan ternak dan pupuk tanaman. Untuk memperoleh maget, dipersiapkan terlebih dahulu kayu yang dijadikan tempat untuk bertelur lalat hitam BSF (Black Soldier Fly).
Kemudian, bahan dasar yang diperlukan adalah sampah organik dari rumah tangga, kemudian dijadikan makanan maget. Setelah berkembang banyak, maget dapat dipanen dan diolah menjadi makanan ternak unggas maupun ikan. Dengan menggunakan Maget dapat mengurangi biaya pakan hingga 50-70 persen untuk ternak dan hasilnya lebih baik daripada menggunakan pakan ternak olahan.
Selain mengambil manfaat untuk makan ternak, juga dapat digunakan untuk mengolah sampah lingkungan. Untuk ukuran 1 M2 dapat mengolah sampah 50 kg. Sehingga BIOMAGG sangat efektif untuk mengolah sampah dan bernilai ekonomis.
Ketika ditanya Juri, Apakah sanggup untuk mengolah sampah di Bantar Gebang? Aminudin dengan tegas pun mengatakan sanggup untuk mengolah sampah yang ada di Bantar Gebang Bekasi untuk dijadikan Maget.