Memasuki Capital League Phase 1, Wirausaha Muda Mandiri Business Existing Berlangsung Sengit!
Selain Aminudi yang berhasil lolos kategori sosial ada Lintang Kusuma Pratiwi dengan karyanya Bernama Aplikasi Dr. Tania atau (Neurafarm).
Neurafarm atau Dr. Tania merupakan aplikasi android untuk mengidentifikasi penyakit berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan chatbot sehingga dapat mengidentifikasi dengan akurat, cepat untuk menangani pertanian seperti penyakit tumbuhan bahkan sampai jenis tanah yang cocok untuk bertanam serta dapat melakukan diskusi interaktif bersama Dr. Tania.
“Penggunaan dari Dr. Tania sendiri hanya perlu memotret bagian tanaman terutama pada bagian gambar daun yang sakit lalu mengirimkannya pada Dr. Tania, kemudian ia mengirimkan diagnosis lengkap termasuk gejala dan cara menanganinya,” ujar Lintang saat menceritakan proses penggunakan aplikasi Neurafarm.
Selanjutnya ada inovasi Arenta milik Sarnata. Arenta adalah produk gula semut yang terbuat dari tanaman aren, sehingga disebut gula aren. Di tangan pemuda Sarnata ini gula aren dengan berbagai varian seperti gula semut rasa original, rasa jahe, dan gula cair serta gula cair mpek-mpek.
Untuk kategori lainnya yang berhasil lolos ada kategori kreatif dengan tiga peserta yang lolos dengan mentor Fathia Izzati, Youtuber, content creator & Malinda Amalia, Founder Linean dan Juara 1 WMM 2018. Sukriyatun Niamah peserta yang lolos dengan inovasi Brand Robries miliknya menghantarkan dia ke 15 peserta lolos WMM 2021.